DPRD Kalteng

SDM Terampil Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Kalteng

yd
SDM Terampil Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Kalteng
Anggota DPRD Kalimantan Tengah, H. Sudarsono

Hai Kalteng - Palangka Raya - Kemajuan pembangunan daerah tidak cukup hanya ditopang oleh ketersediaan anggaran maupun pembangunan infrastruktur. Kalimantan Tengah juga membutuhkan masyarakat yang memiliki pendidikan dan keterampilan memadai agar berbagai potensi daerah dapat dikelola secara optimal.

Anggota DPRD Kalimantan Tengah, H. Sudarsono, mengatakan penguatan sumber daya manusia (SDM) harus menjadi bagian penting dalam arah pembangunan daerah. Menurutnya, kualitas masyarakat akan sangat menentukan kemampuan daerah dalam menghadapi perubahan dan tuntutan dunia kerja.

(Baca Juga : Tampung Aspirasi Warga, Infrastruktur hingga Bedah Rumah Jadi Perhatian)

Ia menyebut generasi muda perlu mendapatkan ruang yang lebih luas untuk mengembangkan kemampuan. Pendidikan formal tetap menjadi dasar, namun perlu berjalan beriringan dengan pembekalan keterampilan yang memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan lapangan kerja.

“Anak-anak muda harus dibekali kemampuan yang bisa mereka gunakan setelah menyelesaikan pendidikan. Bukan hanya memiliki ijazah, tetapi juga mempunyai keahlian yang bisa menjadi modal untuk bekerja maupun berusaha,” kata Sudarsono, belum lama ini.

Menurut dia, pemerataan kualitas pendidikan masih menjadi pekerjaan yang perlu mendapat perhatian. Ketersediaan guru serta fasilitas pembelajaran harus dipastikan agar masyarakat di berbagai wilayah Kalteng memperoleh kesempatan yang relatif setara dalam mengembangkan diri.

Selain pendidikan, pelatihan berbasis keterampilan juga dinilai penting. Masyarakat yang belum memiliki akses pekerjaan dapat diarahkan mengikuti pelatihan sesuai potensi dan kebutuhan daerah, sehingga peluang untuk memasuki dunia kerja maupun membuka usaha sendiri semakin besar.

Sudarsono mengingatkan, kesenjangan kualitas SDM dapat berpengaruh terhadap persoalan sosial dan ekonomi. Ketika kesempatan memperoleh pendidikan serta keterampilan tidak merata, sebagian masyarakat akan lebih sulit mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan yang memadai.

“Peningkatan SDM harus menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Kalau kesempatan belajar dan meningkatkan keterampilan semakin terbuka, peluang masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup juga akan semakin besar,” ujarnya.

Ia berharap kebijakan pembangunan Kalteng ke depan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memberikan porsi kuat terhadap peningkatan kapasitas masyarakat. Dengan SDM yang semakin siap dan kompetitif, potensi daerah diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat.