Perkuat Regenerasi Petani, Dinas TPHP Kalteng Dorong Pembelajaran dan Magang bagi Generasi Muda
yl
Hai Kalteng - Palangka Raya - Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong penguatan kompetensi generasi muda di bidang pertanian melalui kegiatan pembelajaran dan magang bagi siswa serta mahasiswa di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Pengembangan Produksi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPPB-TPH).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat keterkaitan antara dunia pendidikan dengan praktik pembangunan pertanian, khususnya dalam menyiapkan sumber daya manusia pertanian yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman lapangan. Kepala Dinas TPHP Prov Kalteng meninjau sekaligus memberikan arahan dan motivasi kepada 52 orang peserta magang yang terdiri dari 33 orang siswa SMKN Katingan Kuala, 9 orang siswa SMKN Bataguh, 2 orang siswa SMKS Budi Mulya, 1 orang siswa SMKN Cempaga Hulu, 7 orang Mahasiswa UPR di UPT. BPPB-TPH, Jl. Tjilik Riwut KM 3, Palangka Raya (Senin, 28/9/2026).
(Baca Juga : Gubernur Agustiar Sabran Pantau Langsung Penanganan Karhutla di Barito Selatan)
Kepala Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah, Rendy Lesmana, mengatakan bahwa kegiatan magang merupakan salah satu sarana penting untuk memberikan pengalaman nyata kepada generasi muda mengenai penerapan teknologi dan pengelolaan pertanian di lapangan. Pembelajaran melalui magang memberikan kesempatan kepada siswa dan mahasiswa untuk tidak hanya memahami teori, tetapi juga melihat dan mempraktikkan secara langsung berbagai proses pengembangan pertanian. Ini penting dalam membentuk generasi muda yang memiliki kompetensi, keterampilan, serta kesiapan menghadapi kebutuhan pembangunan pertanian ke depan, ”ujar Rendy Lesmana.
UPT BPPB-TPH sebagai salah satu unit pelayanan teknis Dinas TPHP memiliki peran strategis dalam memberikan ruang pembelajaran berbasis praktik, khususnya terkait pengembangan perbenihan dan budidaya tanaman pangan dan hortikultura. Melalui kegiatan magang, peserta dapat memperoleh pengalaman mengenai proses kerja, penerapan teknologi, pengelolaan sarana produksi, hingga penerapan standar teknis dalam kegiatan pertanian.
Rendy menegaskan, Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah akan terus mendukung kegiatan pembelajaran dan magang sebagai bagian dari investasi sumber daya manusia pertanian. Kita ingin generasi muda Kalimantan Tengah semakin dekat dengan sektor pertanian. Pertanian membutuhkan SDM yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga mampu bekerja, berinovasi, beradaptasi dengan teknologi, dan melihat peluang pengembangan usaha pertanian. Karena itu, pembelajaran berbasis praktik seperti ini perlu terus kita dorong,” kata Rendy Lesmana. Ia berharap pengalaman yang diperoleh selama mengikuti magang dapat menjadi bekal bagi siswa dan mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi sekaligus menumbuhkan minat dan kepedulian terhadap sektor pertanian. Generasi muda adalah bagian penting dari masa depan pertanian Kalimantan Tengah. Melalui penguatan vokasi, kita berharap lahir SDM pertanian yang kompeten, inovatif, produktif, dan mampu memberikan kontribusi bagi terwujudnya pertanian yang maju serta berkelanjutan,” pungkas Rendy Lesmana.
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala UPT BPPB TPH, Isnawati menyampaikan bahwa diseminasi teknologi pada unit kerjanya mengacu pada Peraturan Gubernur Kalteng Nomor 44 Tahun 2017 Pasal 16. Di mana kegiatan penyebarluasan hasil inovasi, metode, informasi, dan teknologi perbenihan kepada pengguna dan pemangku kepentingan dilaksanakan melalui kegiatan pembelajaran, praktik lapangan, demonstrasi, konsultasi, serta pendampingan.
Diseminasi mencakup pengenalan teknologi produksi dan pengelolaan benih bermutu, teknik perbanyakan tanaman, pemeliharaan sumber benih, pengendalian mutu, serta penerapan teknologi yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan kepada petani, penangkar benih, akademisi, pelajar/mahasiswa, dan masyarakat. Sebagai pusat pembelajaran dan transfer teknologi untuk meningkatkan kompetensi SDM pertanian, BPPB TPH siap mendukung percepatan penerapan inovasi perbenihan dan mendukung ketersediaan benih tanaman pangan dan hortikultura yang bermutu dan berkelanjutan di Kalimantan Tengah, “ungkap Isnawati.
Lebih lanjut, Kepala Seksi Perbanyakan Benih Tanaman Hortikultura, Goalter Zoko menjelaskan tentang beberapa strategi diseminasi untuk memastikan teknologi perbenihan dapat diterapkan dengan baik. Di antaranya melalui bimbingan teknis dan pelatihan berupa praktik pembuatan soil block, teknik penangkaran benih, dan budidaya tanaman. Diseminasi juga dilakukan melalui Praktik Kerja Lapang bagi siswa SMK Pertanian serta mahasiswa magang sebagai sarana transfer teknologi dan peningkatan kompetensi. Selain itu, melalui Demonstrasi Plot (Demplot) berupa penanaman percontohan teknologi dan varietas unggul yang sesuai dengan kondisi spesifik lokasi di lahan balai, masyarakat dan petani dapat melihat secara langsung penerapan teknologi serta hasil varietas unggul yang sesuai dengan kondisi spesifik lokasi,”urai Goalter Zoko. (Sumber : Diskominfo Kalteng)
- Tinggalkan Komentar
Hai Kalteng